Arsip Tag: Tidur

Mitos atau Fakta Tidur Pakai Bra Bisa Picu Kanker Payudara

[ad_1]

Mitos atau Fakta: Tidur Pakai Bra Bisa Picu Kanker Payudara?
Tidur dengan bra menyebabkan kanker Payudara.(Freepik)

Mitos bahwa tidur dengan bra dapat menyebabkan kanker payudara sudah beredar selama puluhan tahun. Namun, hingga kini tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.

Apa Kata Penelitian?

Sebuah studi populasi berbasis kasus yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention menemukan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara kebiasaan memakai bra saat tidur dan risiko kanker payudara.

Penelitian ini melibatkan:

  • 454 wanita dengan Invasive Ductal Carcinoma (IDC)
  • 590 wanita dengan Invasive Lobular Carcinoma (ILC),
  • serta 469 wanita kontrol tanpa kanker, berusia antara 55 hingga 74 tahun.

Hasilnya menunjukkan bahwa baik durasi pemakaian bra, jenis bra, maupun kebiasaan tidur dengan bra tidak memengaruhi risiko kanker payudara.

Lebih lanjut, tinjauan sistematis dan meta-analisis yang diterbitkan di World Journal of Meta-Analysis juga menyimpulkan bahwa meskipun beberapa penelitian tampak menunjukkan kemungkinan adanya kaitan, bukti yang ada masih terlalu lemah untuk menyimpulkan adanya hubungan sebab-akibat yang valid.

Asal Mula Mitos

Mitos ini bermula dari buku populer berjudul “Dressed to Kill” (1995) karya Sydney Ross Singer dan Soma Grismaijer. Buku tersebut mengklaim bahwa bra dapat menghambat aliran getah bening (limfatik) di area payudara, menyebabkan penumpukan racun, dan akhirnya memicu kanker.

Namun, para ahli menilai klaim tersebut tidak memiliki dasar biologis yang kuat. Sistem limfatik manusia bekerja secara kompleks, dan tidak ada bukti bahwa tekanan dari bra mampu menghambat aliran getah bening hingga menimbulkan kanker.

Hingga kini, tidur memakai bra tidak terbukti menyebabkan kanker payudara. Pilihan terbaik tetap kembali pada kenyamanan pribadi. Jika merasa lebih nyaman tanpa bra saat tidur, silakan lepaskan. Jika lebih nyaman mengenakannya, tidak ada masalah secara medis.

Untuk menjaga kesehatan payudara, yang lebih penting adalah:

  • Melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara rutin,
  • Menjalani skrining mammografi sesuai anjuran dokter,
  • Serta memperhatikan pola hidup sehat, termasuk menjaga berat badan ideal dan berolahraga. (Z-10)

[ad_2]

Membaca Al-Qur’an dan Berselawat Sebelum Tidur, Perintah Rasulullah SAW pada Muslimah

[ad_1]

loading…

Rasulullah SAW mewasiatkan amalan sebelum kepada istrinya Aisyah radhiyallahuanha, salah satunya mengkhatamkan Al-Quran dan berselawat kepada Nabi SAW. Foto ilustrasi/ist

Ada amalan sebelum tidur yang lebih bermanfaat dan tentunya mendatangkan pahala jika dilakukan. Islam telah memaparkannya dalam banyak riwayat baik dari Al Qur’an maupun As Sunnah .

Dalam kitab’ Durratun Nashihin’ disebutkan sebuah riwayat bahwa pada suatu malam menjelang tidur, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam berwasiat kepada istrinya Aisyah seraya berkata,

“Wahai Aisyah, janganlah kamu tidur sebelum melakukan empat hal; sebelum mengkhatamkan Al-Quran, sebelum membuat para nabi memberi syafaat kelak di hari kiamat, sebelum membuat seluruh kaum muslimin ridha dan sebelum melakukan ibadah haji dan umrah.”

Setelah berkata demikian, Nabi SAW melanjutkan salat malamnya dan Sayidah Aisyah sendiri berada di tempat tidur seraya menunggu Nabi SAW selesai dari salatnya untuk menanyakan maksud dari wasiatnya.

Akhirnya, setelah Rasulullah selesai salat, Aisyah langsung bertanya, “Wahai Rasulullah, demi bapak dan ibuku, engkau perintahkan aku melakukan empat perkara yang saat ini tidak mampu aku melakukannya.”

Baca juga: Selawat, Satu-satunya Amalan yang Pasti Diterima Allah SWT

Mendengar pertanyaan Aisyah ini, Nabi SAW kemudian tersenyum. Tak lama setelahnya,

Nabi SAW menjelaskan, “Jika kamu membaca surah Al-Ikhlas sebanyak tiga kali, maka pahalanya sama dengan mengkhatamkan Al-Quran. Jika kamu membaca shalawat kepadaku dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberikan syafaat kepadamu di hari kiamat kelak. Jika kamu memohonkan ampunan untuk seluruh kaum muslimin, maka mereka semua akan ridha kepadamu. Dan jika kamu membaca ‘Subhanallah wal hamdulillah wala ilaha illahu wallahu akbar,’ maka kamu telah melakukan haji dan umrah.”

Dari kisah di atas dapat disimpulkan Rasulullah menganjurkan melakukan amalan kepada istrinya Aisyah atau secara umum amalan untuk kaum muslimah sebagai berikut :

[ad_2]

10 Cara agar Tidur Tidak Ngorok dan Bikin Pasangan Lebih Nyaman di Rumah

[ad_1]

1. Kelebihan berat badan

Mengutip situs resmi Siloam Hospital, lemak berlebih di sekitar leher dapat menekan saluran pernapasan, membuat udara sulit mengalir dengan lancar saat tidur. Kondisi ini menyebabkan jaringan di tenggorokan bergetar lebih kuat dan menimbulkan suara ngorok.

2. Posisi tidur yang salah

Tidur telentang sering membuat lidah dan jaringan lunak di tenggorokan jatuh ke belakang, menyempitkan saluran udara. Akibatnya, udara yang keluar masuk tidak stabil dan menghasilkan dengkuran.

3. Kelelahan atau kurang tidur

Tubuh yang terlalu lelah menyebabkan otot tenggorokan menjadi lebih rileks dari biasanya. Ketika hal ini terjadi, getaran di area saluran napas meningkat dan memicu suara ngorok.

4. Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol

Nikotin dan alkohol dapat membuat otot tenggorokan melemah serta mengiritasi dinding saluran napas. Dampaknya, pernapasan menjadi tidak lancar dan suara dengkuran lebih mudah muncul.

5. Masalah pada hidung atau tenggorokan

Penyumbatan hidung akibat flu, alergi, atau sinusitis bisa mengganggu aliran udara. Begitu juga dengan kelainan anatomi seperti amandel besar atau deviasi septum yang membuat saluran napas menyempit.

6. Penuaan alami

Seiring bertambahnya usia, otot tenggorokan cenderung kehilangan kekuatannya dan menjadi lebih longgar. Kondisi ini meningkatkan kemungkinan jaringan bergetar saat tidur dan menimbulkan ngorok.

7. Sleep apnea

Sleep apnea adalah gangguan tidur yang menyebabkan henti napas sesaat berulang kali di malam hari. Saat udara kembali mengalir, tubuh memproduksi suara keras menyerupai ngorok sebagai respons untuk bernapas kembali.

[ad_2]

Tips dan Cara Biar Bisa Tidur, Rahasia Tidur Nyenyak Setiap Malam

[ad_1]

1. Apa penyebab seseorang sulit tidur di malam hari?

Penyebabnya beragam, mulai dari stres, kecemasan, pola makan tidak teratur, konsumsi kafein berlebih, hingga penggunaan gadget sebelum tidur. Faktor lingkungan seperti cahaya dan kebisingan juga bisa memengaruhi kualitas tidur.

2. Bagaimana cara membuat tubuh lebih rileks sebelum tidur?

Cobalah mandi air hangat, membaca buku ringan, mendengarkan musik lembut, atau melakukan teknik pernapasan. Aktivitas ini membantu menenangkan pikiran sehingga tubuh lebih siap untuk beristirahat.

3. Apakah mengatur jadwal tidur penting untuk kualitas tidur?

Ya, sangat penting. Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari membantu mengatur ritme sirkadian tubuh sehingga tidur lebih mudah dan nyenyak.

4. Makanan atau minuman apa yang sebaiknya dihindari sebelum tidur?

Hindari minuman berkafein seperti kopi, teh, atau soda, serta makanan berat dan pedas. Sebaiknya konsumsi camilan ringan seperti pisang atau segelas susu hangat yang dapat membantu tubuh lebih rileks.

5. Apakah olahraga bisa membantu tidur lebih nyenyak?

Ya, olahraga teratur dapat meningkatkan kualitas tidur karena membantu tubuh lebih bugar dan rileks. Namun, hindari olahraga berat menjelang tidur karena justru bisa membuat sulit terlelap.

[ad_2]