Arsip Tag: Tren

13 Anggota Geng Tren de Aragua Ditangkap Polisi Spanyol

[ad_1]

13 Anggota Geng Tren de Aragua Ditangkap Polisi Spanyol
Polisi Spanyol berhasil membongkar sel pertama geng kriminal Venezuela, Tren de Aragua, di Barcelona. (Media Sosial X)

POLISI Spanyol menangkap 13 orang yang diduga merupakan anggota geng kriminal asal Venezuela, Tren de Aragua, dalam sebuah operasi besar yang digelar pekan lalu. Penangkapan ini menjadi kali pertama salah satu sel jaringan tersebut berhasil dibongkar di wilayah Spanyol.

Sebagian besar tersangka ditangkap di Barcelona, sementara otoritas masih menelusuri kemungkinan adanya anggota lain yang terlibat. Menurut keterangan Inspektur Kepala Kantor Informasi Umum Kepolisian Nasional, sebagian besar dari mereka berasal dari Venezuela, meskipun ada juga tersangka berkewarganegaraan lain.

Tren de Aragua dikenal sebagai salah satu geng paling berbahaya di Amerika Latin, dengan catatan panjang kasus perdagangan narkoba, pembunuhan, pemerasan, dan kekerasan bersenjata. Geng ini juga menjadi sasaran Presiden AS Donald Trump, yang pada Januari lalu menandatangani perintah eksekutif yang menetapkan Tren de Aragua dan sejumlah kelompok lain sebagai organisasi teroris asing.

Sejak September, Amerika Serikat telah melakukan serangkaian serangan mematikan di Karibia terhadap kapal yang diduga terkait jaringan narkoba milik geng tersebut.

Operasi di Spanyol ini dilakukan setelah polisi menangkap saudara pemimpin tertinggi Tren de Aragua, yang dikenal dengan julukan “Niño Guerrero”, pada Maret 2024. Ia diduga terlibat dalam tindak terorisme, perdagangan manusia, penyelundupan senjata, pemerasan, dan pencucian uang. Penangkapan itu memicu kecurigaan bahwa geng ini telah memperluas operasinya ke Eropa, khususnya ke Spanyol.

Hasil penyelidikan menunjukkan adanya jaringan di beberapa wilayah Spanyol yang diduga mendanai aktivitas kriminal melalui perdagangan narkoba, terutama kokain dan “tusi”, narkoba bubuk berwarna merah muda yang dikenal dengan efek halusinasinya. Menurut US Drug Enforcement Administration (DEA), tusi atau pink cocaine berasal dari bahan kimia 2C-B yang pertama kali digunakan untuk menciptakan obat ini.

Kepolisian Spanyol mengatakan, sel tersebut dibongkar saat masih dalam tahap awal atau “embrionik”, sebelum mereka sempat menguatkan jaringan di negara itu. Kelompok ini diyakini telah aktif sejak 2023, beroperasi di wilayah El Raval dan sekitar Arc de Triomf di Barcelona, serta di kawasan El Cañaveral, Madrid timur.

Meski demikian, polisi masih menyelidiki asal pasokan kokain, yang diduga berasal dari negara-negara Eropa lain. Para anggota sel juga diketahui memproduksi tusi di rumah mereka sendiri.

Operasi ini dilakukan dengan dukungan Kepolisian Nasional Kolombia dan proyek AMERIPOL–EL PACTO 2.0, yang mendorong kerja sama keamanan antara Uni Eropa, Amerika Latin, dan Karibia dalam memerangi kejahatan lintas batas. (CNN/Z-2)

[ad_2]

Tren Baru Pelukan Pelepas Stres Diburu Para Perempuan Muda di China

[ad_1]

loading…

Pelukan pelepas stres diburu para wanita muda di China. Foto/Sinar Daily

JAKARTA – Semakin banyak perempuan muda di China yang membutuhkan pelukan pelepas stress dari seorang pria. Mereka rela merogoh kocek sebesar yang merogoh kocek 50 yuan atau setara Rp112 ribu untuk mendapatkan pelukan pelepas stres selama lima menit dari “man mums”.

Istilah “man mums” sedang menjamur di media sosial China. Istilah ini awalnya menggambarkan para pengunjung pusat kebugaran yang berotot, tetapi sekarang merujuk pada pria yang menggabungkan kekuatan fisik dengan sifat-sifat feminin seperti kelembutan dan kesabaran.

Salah seorang mahasiswi China yang stres baru-baru ini mengunggah postingan di media sosial bahwa ia ingin membayar untuk pelukan dari seorang “man mum” yang baik hati dan bugar untuk mengatasi tekanan skripsi.

Baca Juga : Aneh! Remaja China Gunakan Empeng untuk Redakan Stres

“Saya pernah dipeluk saat SMA dan merasa aman. Kita bisa berpelukan selama lima menit di stasiun kereta bawah tanah,” tulisnya.

Unggahan tersebut menjadi viral, dan dikomntari lebih dari 100.000 netizen.

[ad_2]

Raih Emas di China, Timnas Esports Indonesia Lanjutkan Tren Juara Menuju SEA Games 2025

[ad_1]

loading…

Raih Emas di China, Timnas Esports Indonesia Lanjutkan Tren Juara Menuju SEA Games 2025

JAKARTA – Tim Nasional (Timnas) Esports Indonesia kembali mengukir prestasi gemilang di panggung internasional dengan meraih medali emas dari cabang Valorant dalam ajang China-ASEAN Esports Competition (CAEC) 2025 yang berakhir pada 19 September lalu di Nanning, Tiongkok.

Kemenangan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan dominan di kancah esports global dan melanjutkan tren positif yang konsisten diraih dalam beberapa tahun terakhir.

Timnas Valorant yang digawangi oleh Rayhan “Zhar” Filardhi Azhar dan kawan-kawan tampil superior sejak babak penyisihan hingga menumbangkan rival utama, Malaysia, di babak grand final. Tidak hanya itu, Indonesia juga berhasil membawa pulang medali perunggu dari cabang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).

Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan, menyatakan apresiasinya atas perjuangan para atlet.

“Kemenangan di CAEC 2025 ini adalah bukti nyata dari dedikasi, disiplin, dan mental juara yang dimiliki para atlet kita. Ini adalah hasil dari kerja keras dan strategi yang kita bangun bersama,” ujarnya di Jakarta (6/10/2025).

[ad_2]