loading…
Salah satu faedah sikap berbaik-sangka adalah menjadikan hubungan persahabatan dan persaudaraan akan lebih baik, terhindar dari keretakan pertengkaran dengan sesama. Foto ilustrasi/ist
Husnudzan atau berbaik sangka terhadap Allah SWT dan sesama manusia , merupakan sikap mental terpuji, yang harus diwujudkan melalui sikap lahir, ucapan dan perbuatan yang baik , diridhai Allah Ta’ala, dan bermanfaat.
Karena di dalam Al Quran Allah SWT, telah menggariskan bahwahi setiap mukmin itu bersaudara, seperti dijelaskan dalam firman Allah :
إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujurat Ayat 10).
Faedah Sikap Husnudzan
Dikutip dari berbagai sumber, sikap berbaik-sangka ini memiliki beberapa faedah dan hikmah, di antaranya:
1. Mendorong manusia untuk selalu makin mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala yang mempunyai kekuasaan dan kehendak yang mutlak dan mempunyai kebijaksanaan, keadilan serta kasih sayang kepada makhluk-Nya.
Baca juga: Pentingnya Berbaik-sangka dalam Kehidupan, Begini Penjelasannya
2. Mendorong manusia untuk berusaha dan beramal dengan sungguh-sungguh untuk mencapai kehidupan yang baik di dunia dan di akhirat dan mengikuti hukum sebab akibat yang berlaku dan ketetapan Allah Ta’ala.
3. Husnudzan menanamkan sikap tawakkal dalam diri manusia karena menyadari bahwa manusia hanya bisa berusaha dan berdoa, sedangkan hasilnya diserahkan kepada Allah sebagai zat yang menciptakan dan mengatur kehidupan manusia.